Home > Bersentuhan Dengan Hukum > Reengineering atau Copy Paste di Dunia Otomotif (Part 1)

Reengineering atau Copy Paste di Dunia Otomotif (Part 1)

Part (1)

Copy paste desain dan/ teknologi mesin dlm sebuah industri boleh? Boleh.

Apakah tidak melanggar hukum? tidak, dengan syarat tertentu.

Bgm caranya? apasaja syaratnya?.

Jadi simpelnya begini, dlm kajian Hukum atas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) ada istilah Hak Moral, Hak Ekonomi, Lisensi & Royalti.

Hak Moral adl hak yg melekat pada diri pencipta atau pelaku (seni, rekaman, siaran), pemilik paten, merk, desain industri dkk, yg tdk dpt dihilangkan dg alasan apa pun, walaupun hak cipta atau hak terkait telah dialihkan.

Hak moral ini menekankan adanya pengakuan Hak sebagai pemilik HKI.

Selanjutnya Hak Ekonomi adl hak utk mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan.

Jadi seseorang yg mendapatkan HKI (hak cipta/paten/merk atau desain industri dkk), akan mendapatkan Hak Ekonomi, yg bersifat eksklusif artinya org lain tdk boleh menikmatinya.

Jadi orang lain tdk boleh seenaknya menggunakan sebuah produk yg mirip dg hak cipta/paten/merk atau desain industri, dg apa yg dimiliki oleh pemegang HKI. Bahkan sekedar sama pada sebagian hal pun, biasanya akan ttp rentan menimbulkan permasalahan hukum.

Lantas bgm, jika ada seseorang hendak memakai produk yg sama/mirip dg produk yg dimiliki oleh pemegang HKI utk tujuan komersial ?

…ybs dpt mengajukan permohonan (perjanjian) Lisensi.

Lisensi adl izin yg diberikan oleh Pemegang HKI, baik yg bersifat eksklusif maupun non-eksklusif, kpd penerima Lisensi berdasarkan perjanjian tertulis utk menggunakan HKI yg masih dilindungi dlm jangka waktu dan syarat tertentu.

Nah, apabila pengajuan Lisensi disepakati, maka ybs hrs membayar Royalti.

Royalti adl nilai tertentu yg dibayarkan kpd pemilik HKI atas kenikmatan ekonomi dari suatu HKI yg besarannya disepakati oleh para pihak, utk kurun waktu tertentu.

Jika ada produk Esemka yg mirip, plek ketiplek dg Changan, semestinya sdh ada Perjanjian Lisensi dan pembayaran Royaltinya…jadi Copy Paste desain dan/atau teknologi nya legal alias tdk melawan hukum.

Halah isone mung copas ?!

Lha ya jangan salah, dalam sejarah industri otomotif, BMW, Proton dan Toyota di awalnya dulu pun melakukan hal yg sama, copas produk merek lainnya, sebelum akhirnya mampu mendesain semuanya sendiri spt skrg…lbh lengkapnya ada di Part (2).

Oiya supaya lbh marem, terkait copas ini monggo disimak bbrp hukum terkait, antara lain :
•UU 28/2014 ttg Hak Cipta,
•UU 13/2016 ttg Hak Paten,
•UU 20/2016 ttg Hak Merek dan Indikasi Geografis,
•UU 31/2000 ttg Desain Industri,
•Paris Convention for the Protection of Industrial Property,
•Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights.

Categories: Bersentuhan Dengan Hukum Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
CAPTCHA Image
*